TEGAL - Waspadalah jika Anda memiliki golongan darah AB. Penelitian menegaskan
kaitan antara golongan darah ini dengan peningkatan risiko pembekuan
darah, sebuah kondisi yang berbahaya, bahkan mengancam nyawa.
Pembekuan
darah yang terbentuk di pembuluh darah vena di kaki bagian bawah bisa
berbahaya karena dapat pecah dan menyumbat pembuluh darah kecil di paru
sehingga memblokir aliran darah. Hal ini akan menyebabkan rasa sakit
yang hebat, sulit bernapas, bahkan kematian jika pasokan darah
terganggu.
Duduk pasif dalam waktu yang lama, misalnya duduk
belasan jam di pesawat, berdiam di tempat tidur setelah operasi besar,
atau dehidrasi bisa menyebabkan bekuan darah. Setiap tahunnya 2
juta orang di seluruh dunia mengalami bekuan darah dan 200.000 orang
meninggal mendadak karena kondisi ini. Bekuan darah yang menyumbat
pembuluh vena disebut juga dengan venous thromboembolism (VTE) atau sindroma penumpang pesawat kelas ekonomi.
Faktor
genetik dianggap berperan besar terhadap risiko bekuan darah. Salah
satunya adalah faktor mutasi gen yang disebut juga dengan Factor V
Leiden dan adanya agen bekuan darah, yakni prothrombin. Faktor
lain yang diduga berperan adalah golongan darah. Orang yang memiliki
golongan darah AB memiliki risiko 4 persen lebih besar mengalami bekuan
darah dibandingkan dengan orang bergolongan darah O.
Diketahui pula orang yang memiliki Factor V Leiden risiko terjadinya
bekuan darah naik tujuh kali lipat. Sementara orang yang memiliki mutasi
prothrombin risikonya naik 11 kali lipat dibandingkan dengan orang yang tidak mengalami faktor genetik.
Golongan
darah AB adalah golongan darah yang memiliki faktor A dan B di sel
darah merah sehingga meningkatkan level von Willerand. Tingginya
konsentrasi level ini akan memicu bekuan darah.
Memang tidak
semua orang yang punya golongan darah AB akan mengalami bekuan darah.
Tetapi golongan darah adalah petunjuk yang mudah dikenali dalam
identifikasi siapa yang paling beresiko VTE.
Untuk mencegah
bekuan darah, pastikan cukup mengonsumsi air dan lakukan peregangan
secara teratur pada otot-otot kaki, terutama jika Anda berada dalam
perjalanan yang lama.Diketahui pula orang yang memiliki Factor V Leiden risiko terjadinya
bekuan darah naik tujuh kali lipat. Sementara orang yang memiliki mutasi
prothrombin risikonya naik 11 kali lipat dibandingkan dengan orang yang tidak mengalami faktor genetik.
Golongan
darah AB adalah golongan darah yang memiliki faktor A dan B di sel
darah merah sehingga meningkatkan level von Willerand. Tingginya
konsentrasi level ini akan memicu bekuan darah. Memang tidak
semua orang yang punya golongan darah AB akan mengalami bekuan darah.
Tetapi golongan darah adalah petunjuk yang mudah dikenali dalam
identifikasi siapa yang paling beresiko VTE.
Untuk mencegah
bekuan darah, pastikan cukup mengonsumsi air dan lakukan peregangan
secara teratur pada otot-otot kaki, terutama jika Anda berada dalam
perjalanan yang lama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar